Cara Jitu untuk Mengendalikan Emosi

Cara Jitu untuk Mengendalikan Emosi

Cara Jitu untuk Mengendalikan Emosi yang Berlebihan – Banyak berbagai factor yang dapat mengakibatkan seseorang menjadi geram dan emosi.

Tetapi, belajarlah untuk mengaturnya karena emosi dan amarah akan berpengaruh negatif pada kesehatan Anda.

Cara Jitu untuk Mengendalikan Emosi yang Berlebihan

Tiap orang tentu pernah berasa emosi atau geram. Ini normal, ditambah saat hadapi dengan masalah hidup. Namun bagaimana sikap Anda dalam menyikapi amarah itu yang lain.

Baca Juga: Berpikir Kritis Dalam Hidup

Anda bisa pilih untuk selalu geram, tetapi Anda bisa juga mengaturnya bila usaha. Semua opsi berada di tangan Anda. Pilih untuk selalu geram tidak teratasi sebenarnya akan bikin rugi diri Anda sendiri, terhitung kesehatan. Oleh karenanya, penting untuk ketahui beberapa cara mengatur emosi atau amarah.

Emosi yang berlebihan bisa ditujukan jadi hal yang lebih produktif hingga hasilkan suatu hal yang berharga positif. Karenanya, penting untuk jaga emosi Anda masih teratasi. Berikut cara-cara mengatur emosi diri yang kemungkinan Anda perlukan:

Berhitung

Langkah meredam emosi yang pertama dengan berhitung. Saat sebelum geram, berhitunglah dari 1 sampai 10. Jika Anda benar-benar geram, berhitunglah sampai 100. Di saat Anda berhitung, renyut nadi Anda akan turun dan amarah Anda akan memungkinkan untuk surut.

Ambil Napas yang Dalam dan Lamban

Saat Anda geram, napas Anda makin lebih pendek-pendek dan cepat. Ambil napaslah yang dalam dan lamban dari hidung dan keluarkannya dari mulut untuk sesaat. Dengan menarik napas dalam dan lamban, diinginkan amarah Anda bisa berkurang.

Cara Jitu Mengendalikan Emosi  Olahraga

Mengatur emosi dapat ditolong dengan olahraga seperti berjalan kaki, memakai sepeda, atau lari. Lakukan hal yang bisa mengubah pemikiran dan membuat badan Anda jadi lebih baik.

Kerjakan Rileksasi Otot

Kecuali olahraga, langkah mengatur emosi yang lain bisa dilaksanakan dengan rileksasi otot. Kerjakan pengenduran bermacam barisan otot dalam tubuh dan lembekkan perlahan dengan buang napas.

Gerakkan leher dan menggoyahkan pundak ialah contoh-contoh pergerakan yang bisa dilaksanakan untuk menolong mengatur emosi. Tidak dibutuhkan perlengkapan, cukup hanya lakukan beberapa pergerakan saja.

Mencari Kata atau Frasa yang Menentramkan

Kata atau frasa menjadi salah satunya langkah mengatur emosi. Cari kata atau frasa yang membuat Anda jadi tenang dan konsentrasi kembali. Ulanglah kalimat itu saat Anda geram. “Santai”, “tenang saja”, dan “Anda akan baik saja” ialah contoh-contoh yang baik.

Dengar Musik Cara Jitu Mengendalikan Emosi

Dengarkan musik menjadi salah satunya langkah mengatur emosi. Dengar musik yang membuat Anda tenang. Pakai headset atau ke satu lokasi yang tenang, putarkan lagu kegemaran Anda, dan dengar. Diamkan musik bawa pergi emosi Anda dan membuat Anda jadi lebih tenang.

Coba Suatu hal yang Berlainan

Alihkan emosi berlebihan Anda ke beberapa hal baru yang positif. Bila Anda tidak pernah kemping, misalkan, kemungkinan berikut saat yang pas untuk tidur di bawah bintang dan ‘berkomunikasi’ dengan alam. Selekasnya memutuskan penjelajahan apa yang ingin Diambil.

Tidak boleh Berbicara

Terkadang, tidak berbicara menjadi langkah mengatur emosi yang efisien. Jika Anda ingin geram, tahanlah dan stop bicara. Tutup mulut Anda dan jangan dibiarkan sebuah kata keluar dari mulut Anda. Waktu Anda diam ini akan membuat Anda memikir kembali untuk geram dan menolong menurunkan kemarahan.

Tenangkan Diri

Berilah diri Anda waktu untuk menyendiri menjauhi dari seseorang dan ke satu tempat. Dengan menyendiri, Anda bisa pikirkan semua sesuatunya lebih jernih. Jadi duduklah dan ambil napas sesaat, lalu mencari jalan keluar untuk menuntaskan permasalahan yang membuat Anda geram itu.

Stop Sesaat dari Rutinitas

Saat Anda geram, coba stop sesaat dan pikir apa yang Anda ingin kerjakan dan ucapkan. Dengan stop sesaat dan memikir, Anda bisa pikirkan peluang respon dari pengucapan atau tindakan yang akan Anda kerjakan.

Apa tindakan dan pengucapan itu bisa mencederai seseorang atau membenahi kondisi? Jika ya, pikir untuk menggagalkan dan jangan sampai dilaksanakan.

Tulis Kecemasan Anda Cara Jitu Mengendalikan Emosi

Tuliskan emosi negatif di atas kertas dapat memberikan Anda beberapa sudut pandang baru mengenai apa yang Anda alami. Beri peluang ke diri Anda sepanjang sekian hari untuk bikin daftar dengan komplet. Kemudian, tuntaskan permasalahan satu demi satu untuk kurangi kecemasan yang Anda alami.

Konseling

Kadang, Anda membutuhkan sudut pandang seseorang saat sebelum ambil satu perlakuan atau agar semakin pahami diri kita. Anda bisa lakukan konseling dengan terapi, psikiater, atau psikolog supaya amarah Anda yang berlebihan dapat terselesaikan.

Ketahui pemicu timbulnya rasa geram

Karakter pemarah sering dipacu oleh pengalaman periode kecil. Bila saat kanak-kanak Anda sering menyaksikan keluarga atau rekan berteriak, berkelahi keduanya, atau bahkan juga melempar beberapa barang, bisa ada pertimbangan jika hal itu sebagai langkah yang normal untuk melimpahkan kemarahan.

Berlangsungnya trauma dan tingkat depresi yang tinggi, dapat munculkan karakter pemarah. Agar ekspresikan amarah dengan yang lebih positif, Anda perlu betul-betul mengenal hati diri kita.

Apa amarah itu Anda timbulkan untuk tutupi hati lain rasa seperti malu, tidak optimis, dan tutupi kekurangan?

Cara Jitu Mengendalikan Emosi  Cermati pertanda dan penyebab kemarahan

Rasa geram sering ada secara mendadak. Tetapi tahukah Anda, tanpa diakui, badan sesungguhnya akan munculkan pertanda emosi? Contoh tanda emosi yang dikeluarkan badan misalkan jantung yang berdetak lebih kuat, dan napas bisa lebih cepat.

Hal yang lain menjadi pertanda situasi hati Anda sedang tidak bagus diantaranya:

  • Rahang berasa tegang
  • Sakit di kepala
  • Perut berasa seperti terlilit
  • Pundak berasa tegang
  • Muka jadi merah
  • Mempunyai kesusahan untuk fokus

Dalami langkah untuk menentramkan diri

Sesudah mengenal pertanda yang ada, langkah mengatur emosi seterusnya dengan lakukan beberapa langkah untuk menentramkan diri. Dengan demikian, Anda bisa menahan emosi keluar secara tidak termonitor.

Saat emosi tengah menerpa, coba kerjakan beberapa tehnik rileksasi simpel. Ambil napas dalam-dalam lalu hembuskannya, memikirkan pemAndangan yang memberi ketenangan, atau mengulang kalimat yang bisa menentramkan seperti “sabar”.

Disamping itu Anda dapat dengarkan musik, menulis jurnal harian, atau lakukan yoga.

Dapatkan langkah sehat untuk ekspresikan amarah

Bila keadaan yang terjadi memang mengundang emosi, ada langkah ekspresikan rasa geram secara sehat, yang dapat Anda kerjakan.

Saat Anda mengkomunikasikan pemicunya secara baik, rasa geram bisa menolong Anda berganti ke arah yang lebih bagus.

Sesudah berasa semakin tenang, coba untuk menyampaikan hati dengan yang tegas, tetapi masih sopan.

Jelaskanlah kecemasan dan keperluan Anda dengan jelas dan langsung pada dasarnya, tanpa sakiti beberapa orang, atau berusaha untuk mengatur mereka.

Cara Jitu Mengendalikan Emosi Mencari kontribusi

Jika ke-4 langkah mengatur emosi di atas tidak bisa menolong, karena itu cara seterusnya yang dapat Anda kerjakan ialah cari bantuan dari tenaga professional.

Anda dapat konsultasi dengan terapi, mengikut kelas tertentu, atau program untuk menolong mengatur emosi.

Ingat, minta kontribusi bukan tanda jika Anda kurang kuat. Dengan cari kontribusi, Anda bahkan juga bisa berjumpa sama orang yang mempunyai pengalaman emosi sama. Hingga, Anda dapat mendapatkan saran dalam mengatur emosi.

Mudah-mudahan dengan mengikut 5 langkah mengatur emosi itu, Anda sanggup salurkan amarah dengan yang bagus. Dengan situasi hati yang bagus, Anda juga dapat jalani aktivitas setiap hari lebih membahagiakan.

Demikian cara-cara mengatur emosi yang bisa dilaksanakan untuk menangani emosi atau amarah. Sekarang Anda bisa belajar untuk mengatur emosi dengan mengaplikasikan beberapa langkah di atas.

Coba untuk duduk sesaat dan ambil napas saat sebelum Anda geram. Pikir dari kemungkinan resiko yang bisa terjadi bila Anda geram. Jika bisa jadi memperburuk kondisi, tidak boleh kerjakan hal itu dan bahas baik ke orang itu.